Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Patuh Warning Mendagri, Jimmy-Yusni Batal Kerahkan Massa saat Daftar ke KPU Minggu Besok

banner 468x60

BaskomNews.com – Adanya teguran tertulis Mendagri kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, lantaran telah melakukan pengerahan massa saat mendaftar sebagai Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Pilkada 2020 di KPU Karawang pada Jumat (4/9/2020) kemarin, hal ini menjadi warning atau peringatan bagi Bapaslon H. Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani (Jimmy-Yusni).

Sehingga Bapaslon yang diusung PKB, Partai Gerindra dan Partai Hanura ini mengaku batal atau tidak akan mengerahkan massa saat mendaftar ke KPU pada Minggu (6/9/2020) besok. Jimmy-Yusni mengaku hanya akan membawa 16 orang, sesuai dengan arahan Rakor KPU untuk penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi covid-19.

banner 336x280

Disampaikan Kang Jimmy, atas nama ‘kepatuhan’ terhadap himbauan Mendagri, Bawaslu RI dan KPU RI, ia harus mengesampingkan egonya untuk tidak melakukan pengerahan massa saat mendaftar ke KPU besok.

Karena apapun alasannya, saat ini ia masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang yang harus taat kepada aturan ataupun himbauan pemerintah pusat. Meskipun awalnya ia berencana mengerahkan 23 ribu massa untuk mengiringi pendaftaran Jimmy-Yusni ke KPU.

“Atas nama kepatuhan saya berikan komando jika pendaftaran ke KPU besok tidak akan ada pengerahan massa. Karena memang dalam PKPU-nya juga Pilkada tahun ini Pilkada covid. Jimmy-Yusni akan datang ke KPU tidak lebih 16 orang,” kata Kang Jimmy, saar Rapat Koordinasi dengan Tim Kampanye dan perwakilan Relawannya, di salah satu tempat pemancingan Telagasari, Sabtu (5/9/2020) sore.

Namun untuk mengobati rasa kekecewaan tim dan relawannya yang tidak bisa ikut ke kantor KPU, Kang Jimmy mengintruksikan kepada perwakilan Relawannya untuk bergabung dengan pengurus PAC PKB, Partai Gerindra dan Partai Hanura untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih sampah di pasar tradisional.

“Oleh karena itu saya putuskan, Bismillahi Tawakaltu’alallah, saya perintahkan besok kalian semua bergabung bersama PAC PKB, Gerindra dan Hanura untuk beberesih di pasar tradisional,” timpal Kang Jimmy.

Menurut Kang Jimmy, pendaftaran Jimmy-Yusni ke KPU minggu besok juga tidak akan menunjukan ‘sikap kemewahan’. Yaitu dimana ia hanya akan menggunakan kendaraan roda empat Kijang Super Tahun ’95.

Bahkan Kang Jimmy mengaku akan menyetir sendiri ‘kendaraan butut’ yang akan ditumpangi bersama istri dan anaknya tersebut.

“Moal mawa supir. Rek nyupiran sorangan weh mawa pamajikan jeung budak (Tidak akan bawa supir. Mau nyetir/bawa mobil sendiri sama istri dan anak,” katanya.

Ditambahkan Kang Jimmy, untuk para pengurus dan kader parpol koalisi maupun relawan yang tidak bisa datang ke kantor KPU Karawang juga bisa menyaksikan prosesi pendaftaran Jimmy-Yusni melalui Live streaming akun facebook ‘Sekber JC’.

Geus teu kudu milu ka KPU sagala. Lalajo weh di live facebook (sudah tidak perlu ikut datang ke kantor KPU. Cukup nonton live streaming facebook,” tandas Kang Jimmy saat kembali memberikan komandonya lagi. (red)

banner 336x280