Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Siswa SDN Tamansari IV Belajar di Lantai, Jimmy : “Sudah Saya Laporkan ke Kadisdik”

Karena kekurangan sarana dan pra sarana, siswa SDN Tamansari IV terpaksa belajar di lantai.
banner 468x60

“Sejauh ini kami sudah melakukan laporan dan pengajuan ke dinas terkait, masalah kekurangan sarana dan prasarana yang terjadi di sekolah,”

BaskomNews.com – Pasca mendapatkan kabar tentang siswa SDN Tamansari IV, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, terpaksa harus belajar dilantai yang kotor dan berdebu karena alas an sarana dan prasarana sekolah masih minim, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengaku sudah melaporkan persoalannya kepada Kadisdik Karawang, Dadan Sugardan.

“Sudah, sudah saya laporkan langsung ke Kadisdik. Dan saya sudah minta tolong persoalan itu segera diselesaikan,” kata Kang Jimmy, Selasa (28/8/2018).

banner 336x280

Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN Tamansari IV, Uday mengatakan, jika sekolahnya memang nyaris luput dari perhatian pemerintah. Pasalnya, sudah beberapa kali pihaknya melaporkan ke dinas terkait tentang persoalan kekurangan sarana dan pra sarana di sekolahnya.

“Sejauh ini kami sudah melakukan laporan dan pengajuan ke dinas terkait, masalah kekurangan sarana dan prasarana yang terjadi di sekolah,” kata Uday, Selasa (28/8/2018).

Dijelaskan, siswa di sekolahnya terpaksa harus belajar di lantai dikarenakan belum memiliki perlengkapan kursi dan meja. Padahal hal tersebut dikhawatirkan akan mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). “Karena tidak adanya meubeuler, terpaksa siswa harus belajar di lantai,” ungkapnya.

Sejak tahun 2018, sambung Uday, dua ruang kelas dalam kondisi nyaris ambruk dan tidak pernah digunakan untuk proses KBM lagi. Khawatir siswa akan tertimpa reruntuhan bangunan. Kondisi tersebut belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah, maupun perbaikan ruang kelas dan meja kursi.

“Ruang kelas terbatas, jadi kami pihak sekolah terpaksa menggunakan ruang yang ada, meskipun tidak ada kursi dan meja,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihak sekokah terus mengajukan penambahan ruang kelas dan rehab bagunan sekolah. Namun belum ada respon dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang.(red)

banner 336x280