“Pada prinsipnya kita akan evaluasi semua hal-hal yang bisa membahayakan pengunjung,”
BaskomNews.com – Pengelola Waterpark De Keraton Bay tidak bisa memastikan kalau setiap wahana di kolam renang itu sesuai dengan standar yang berlaku.
Humas De Keraton Bay, Tata Wartasasmita, tidak menjawab secara jelas saat ditanya apakah seluruh sarana dan prasarana yang ada sudah memenuhi standar atau belum.
Tata menyampaikan kalau secara teknik dirinya tidak mau berbicara mengenai standar, karena bukan bagiannya. “Itu bukan kewenangan saya, standarnya apakah terbuat dari akrilik atau stainlis, besi,” ujarnya dengan santai, Kamis (14/2/2019).
Namun dari penelusuran yang dilakukakan tim BaskomNews.com di lokasi kolam renang itu, terdapat lubang yang cukup besar di bagian sisi kolam renang.
Pasca peristiwa tewasnya bocah 12 tahun yang tersedot pipa blower pada Sabtu (9/2/2019) lalu, pihak De Keraton Bay berjanji akan mengevaluasi semua titik yang ada.
Bahkan, pihak De Keraton Bay mendapat saran dari tim teknik untuk mengganti penutup lubang arus sirkulasi. “Pada prinsipnya kita akan evaluasi semua hal-hal yang bisa membahayakan pengunjung,” tandas Tata. (red/pls)
Baca juga: Kolam Renang “Maut” De Keraton Bay Masih di Police Line














