BaskomNews.com – Ada suasana yang lucu dan cukup menggemaskan ketika Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) membawakan sambutan di kesempatan shalat Idul Fitri 1440 H di Mesjid Jami Attarbiyyah, Pondok Pesantren Attarbiyyah, Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari, Rabu (5/6/2019). Pasalnya, anak bungsunya Al-Muntaha Naga Syaqwa terlihat tak ingin lepas dari pangkuan ayahnya.
Sambil menggendong anaknya, Kang Jimmy terlihat tak canggung menyampaikan sambutan di depan jama’ah shalat idul fitri yang hadir. Namun sesekali, suasana menggemaskan terlihat, ketika ‘De Syaqwa Al-Muntaha’ menarik-narik mike dan sedikit ‘mengganggu’ ayahnya yang sedang membawakan sambutan.
Sementara dalam sambutannya, atas nama pribadi dan keluarga, Kang Jimmy meminta maaf kepada semua masyarakat Karawang, khususnya warga Desa Ciwulan dimana tempat ia dilahirkan. Karena Kang Jimmy mengaku masih banyak kekurangan di dalam menjalankan kewajiban sebagai pejabat (wakil bupati, red).
Jika boleh berbicara jujur, kata Kang Jimmy, sebenarnya ia tidak memiliki cita-cita menjadi politisi. Karena menurutnya, menjadi politisi itu berat, membutuhkan banyak pengorbanan semisal materi, tenaga, waktu sampai perasaan. Jika diperbolehkan memilih, Kang Jimmy mengaku ingin menjadi seorang kiyai yang mengurus para santri dan masyarakat di dalam menyampaikan dakwah islam. Karena menurutnya, sudah jelas pahala menjadi seorang kiyai sangat besar.
Namun demikian, santri lulusan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya ini mengaku tidak akan ‘mengingkari’ takdir Allah SWT yang mentakdirkan dirinya menjadi politisi. Terlebih, Kang Jimmy meyakini salah satu keterangan agama yang menjelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan ‘naungannya’ di akhirat kepada 7 golongan.
“Naungan itu nomor satunya bukan pemuda yang menangis setiap malam mengakui dosa, membasahi bibirnya dengan dzikir. Bukan pula orang yang bersedekah dengan cara menyembunyikan tangannya. Tapi nomor satunya adalag imamun’adilun, pemimpin yang adil. Saya terima takdir saya sebagai politisi. Dan saya ingin menjadi pemimpin adil,” tutur Kang Jimmy.
Masih dalam sambutannya, Kang Jimmy juga mengaku senang ketika beberapa pejabat Karawang mencontoh beberapa kegiatannya yang positif, salah satunya seperti mengajak anak yatim untuk berbelanja ke mal menjelang lebaran.
“Saya senang ketika beberapa pejabat Karawang mengikuti kegiatan itu, termasuk Pak Kapolres. Artinya, kebaikan itu harus dipublis bukan untuk ria. Tetapi untuk menjadi contoh dan diikuti oleh umat muslim yang lain,” kata Kang Jimmy.
“Sekali lagi saya memohon maaf. Taqoballahu minna waminkum, wasiamana wasiamakum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah kembali mempertemukan kita semuanya di ramadhan tahun depan, aamiin,” pungkas Kang Jimmy.(red)














