BaskomNews.com – Na’as, Jaki (17) bin Jabing, pemuda Dusun Wanajaya Desa Kalangsari Kecamatan Rengasdengklok hanyut dan menghilang terseret aliran irigasi saat mengikuti kegiatan perlombaan memancing dalam rangkaian kemeriahan HUT Karawang ke 386 tahun, di Bendungan Bedeng Rengasdengklok, Sabtu (21/9/2019).
Jaki terpeleset saat akan mengambil pancingnya yang jatuh ke irigasi. Sampai pukul 13.15 WIB, Jaki belum ditemukan Tim SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang yang sudah mengerahkan anggotanya untuk melakukan pencarian korban di sekitar lokasi.
“Betul ada acara mancing gratis di 6 titik aliran sungai, salah satunya di Rengasdegklok, ada peserta mancing yang tenggelam,” kata Asep Wahyu, Kepala BPBD Karawang.
Kegiatan mancing gratis bagi masyarakat Karawang ini sebenarnya sudah ada dan dilaksanakan setiap tahun di momentum HUT Karawang. Namun sudah kali digelar dalam tiga tahun terakhir, baru kali ini kegiatan mancing HUT Karawang menelan korban. “Baru tahun ini ada korban mancing gratis, ini merupakan musibah,” katanya.
Untuk segi keamanan, sambung Wahyu, setiap tahun acara mancing gratis diserahkan kepada panitia lokal tingkat kecamatan. Sementara tanggungjawab BPBD Karawang hanya melakukan monitor di setiap lokasi untuk mengantisipasi peristiwa seperti ini.
“Masalah keamanan diserahkan kepada panitia lokal tingkat kecamatan, ” imbuhnya.
Sementara itu, BPBD Karawang bersama Tim SAR gabungan telah ada di lokasi untuk proses pencarian korban peserta mancing gratis yang tenggelam terbawa arus, dengan sejumlah petugas dan peralatan serta meminta bantuan tim Basarnas Bandung untuk membantu pencarian.
“Tim SAR sudah ada di lokasi dan melakukan pencarian korbam,” pungkas Wahyu. (red)














