“Pengen pulang ke rumah tapi malu sama keluarga, malu juga sama tetangga. Punya suami tapi nggak tinggal bareng pikirannya pasti banyak yang negatif. Yah, Bunda pamit saja ya. Sudah capek ngadepin sifat kamu, kamu lebih sayang mereka ketimbang aku”
BaskomNews.com – Update kasus mutilasi Nindy! Ditemukan sepucuk surat yang ditulis Nindy, wanita cantik yang dihabisi suaminya, kemudian dimutilasi dan dibakar. Surat itu terselip dalam lemari, di ruang depan kontrakannya. Isinya?
“Pengen pulang ke rumah tapi malu sama keluarga, malu juga sama tetangga. Punya suami tapi nggak tinggal bareng pikirannya pasti banyak yang negatif. Yah, Bunda pamit saja ya. Sudah capek ngadepin sifat kamu, kamu lebih sayang mereka ketimbang aku”.

Surat itu ditulis Nindy saat masih hidup. Temuan surat berisi keluh kesah dan kekecewaan Nindy pada suaminya, yang merupakan eksekutor pembunuhan dirinya itu, ditemukan saat Polisi melakukan penggeledahan di rumah kontrakan korban dan pelaku.

“Surat itu ditemukan terselip dalam lemari di ruang depan kontrakan korban,” ujar Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng, kepada wartawan, saat dikonfirmasi, Jumat (15/12/2017).
Maradona mengungkapkan, surat itu dibuat Nindy untuk suaminya. Menggunakan pulpen hitam di selembar kertas polio, surat itu ditulis cukup rapi. Namun dalam surat itu, Nindy tak mencantumkan keterangan waktu saat menulisnya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, surat itu sudah dibaca oleh pelaku,” ucap Maradona. (SiD)














