“Kita masih mendalami kasus tersebut. Kalau malak dan maksa pinjem motor, memang benar”
BaskomNews.com – Seorang pemuda kritis bersimbah darah, dikeroyok massa di Desa Ulekan, Telukjambe Timur, Karawang, Minggu (28/1/2018) subuh.
Ihwal pengeroyokan, lantaran si pemuda berinisial RB (22), warga Adiarsa Timur, bersama seorang temannya memalak sekelompok anak muda yang tengah nongkrong di TKP dan memaksa minjem sepeda motor salah satu pemuda tersebut.
Dalam aksinya, dia mengaku sebagai anggota TNI. Pihak Kepolisian sendiri, mengaku masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut.
“Kita masih mendalami. Dan belum bisa memastikan kalau RB merupakan pelaku curanmor atau anggota kawanan begal,” ujar Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Ahmad M, saat dikonfirmasi BaskomNews.com, Minggu (28/1/2018).
Meski demikian, dia membenarkan kalau dalam peristiwa tersebut RB memalak dan meminjam paksa motor salah satu pemuda yang nongkrong di TKP dengan modus mengaku sebagai anggota TNI.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, untuk mengetahui secara jelas kronologis yang sebenarnya,” katanya.
Sebelumnya, ketahuan mau ngembat sepeda motor, seorang pemuda kritis dikeroyok massa di Desa Ulekan, Telukjambe Timur, Karawang, Minggu (28/1/2018) subuh. Modus mengembatnya, dengan cara mengaku sebagai anggota TNI.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat sekelompok anak muda tengah berkumpul di pinggir jalan, di Desa Ulekan, Telukjambe Timur, Karawang, Minggu (29/1/2018) sekitar pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba, pelaku yang diketahui berinisial RB (22), warga Adiarsa Timur, bersama seorang rekannya, menghampiri kumpulan pemuda tersebut. (zak)














