“Tubuh korban terpental jauh, hingga ke depan sebuah warung”
BaskomNews.com – Seorang pria meregang nyawa di depan lokalisasi pinggir rel kereta api, Se’er, Minggu (15/4/2018) dini hari. Kondisi tubuh si pria sangat mengenaskan. Kepalanya pecah, kaki dan tangannya patah.
Informasi yang dihimpun, pria yang diketahui bernama Mulyadi (45), asal Solo yang tercatat sebagai karyawan PT Wakita, tewas mengenaskan diseruduk kereta api jurusan Solo – Pasar Senen Jakarta, tepat di Jatirasa Timur, Kelurahan Karangpawitan, KM 25O, Karawang, atau tak jauh dari lokalisasi Se’er.
“Korban saat itu berjalan menentang rel, dari Stasiun Karawang menuju Jatirasa Timur,” ujar saksi di lokasi.
Saat berjalan di rel itu, lanjut saksi, korban tampak sempoyongan. “Ya gak tahu juga, apakah karena kecapean atau apalah,” tambah saksi.
Sempat diteriaki saat kereta api melintas, namun korban mengabaikan, hingga kemudian tertabrak.
“Tubuh korban terpental jauh, hingga ke depan sebuah warung,” kata saksi.
Kapolsek Karawang Kota, Kompol Iwan Ridwan, membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia tak merinci apakah saat berjalan di rel itu korban dalam keadaan manusia atau tidak.
“Soal itu (mabuk) gak tahu. Anggota kesana, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan,” katanya. (SiD)














