Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Mudik : Antara Tradisi dan Nilai Keislaman

KH. Ahmad Ruhyat Hasbi, Ketua PCNU Karawang.
banner 468x60

“Mudik diambil dari bahasa Jawa udik yang berarti kampung. Mudik bisa diartikan dengan pulang ke kampung halaman tempat kita lahir atau dibesarkan”

BaskomNews. com – Memasuki 7 hari terakhir Ramadan, jalan raya bakal dipadati kendaraan, stasiun, bandara dan terminal pun demikian, baik masyarakat setempat ataupun kendaraan luar kota.

Pasalnya, ribuan atau bahkan ratusan ribu pendatang diberbagai kota akan kembali ke kampung halamannya masing-masing. Akan terasa hambar, jika dalam momentum Idul Fitri tidak berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

banner 336x280

Mudik diambil dari bahasa Jawa udik yang berarti kampung. Mudik bisa diartikan dengan pulang ke kampung halaman tempat kita lahir atau dibesarkan. Mudik adalah tradisi tahunan yang dilakukan menjelang hari raya seolah sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat muslim di tanah air.

Jauh sebelum Ramadan tiba, tiket kereta api, pesawat, kapal laut dan bus sudah mereka pesan. Mereka rela berdesakan dan menikmati kemacetan agar bisa mudik.

Sebetulnya, inti dari mudik ini adalah nilai luhur silaturrahmi yang bukan hanya budaya, tetapi merupakan perintah agama yang bernilai pahala dan kebaikan yang sangat besar. Rasulallah SAW bersabda:

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه.

Dalam hadits ini, Rasulallah SAW sampai menghubungkan keimanan seorang muslim dengan silaturahmi. Hal inilah yang membuat mudik lebaran menjadi wajib untuk dipertahankan.

Bahkan pada hadits yang lain Rasullah SAW juga bersabda:
من أحب أن يبسط له في رزقه وينسأله في أثره فليصل رحمه

“Siapa yang ingin rizkinya banyak dan umurnya panjang, maka hendaklah dia bersilaturahmi”

Kepada saudara-saudara kami yang akan mudik hendaklah berhati-hati dan niatkan dalam hati untuk bersilaturahmi dengan orang tua, sanak famili dan handai tolan.
والله يعيننا ويهدينا إلى سبيل الحق

Penulis:
KH. Ahmad Ruhyat Hasby (Kang Uyan)
Ketua PCNU Karawang

banner 336x280