“Tujuannya agar mereka turut merasakan penderitaan korban bencana alam, serta meningkatkan rasa toleran mereka terhadap kejadian ini”
BaskomNews.com – Gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah membuat masyarakat Bekasi prihatin.
Tak terkecuali bagi ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Citra Anak Bangsa, mereka menggelar doa bersama untuk korban bencana gemba dan tsunami di Palu, Rabu (3/10/2018). Selain itu, bantuan berupa pakaian layak pakai serta mainan anak-anak juga turut disumbangkan.
“Hari ini berdoa untuk korban bencanadi Palu. Selain itu kami juga mengajak anak-anak untuk memberi sumbangan bagi para korban bencana. Ada baju, mainan, atau dana yang akan kami serahkan di hari jum’at,” kata Mega, Kepala Sekolah Citra Anak Bangsa.
Mengajarkan rasa empati sejak dini terhadap anak-anak, itulah yang ingin ditanamkan di dalam jiwa ratusan siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak sekolah Citra Anak Bangsa, Jatibening, Kota Bekasi.
“Tujuannya agar mereka turut merasakan penderitaan korban bencana alam, serta meningkatkan rasa toleran mereka terhadap kejadian ini. Maka di situlah mereka melatih diri untuk merasa simpati terhadap orang lain,” timpal Mega.
Kegiatan yang diawali dengan pemutaran video betapa dahsyatnya bencana alam yang menimpa Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, diperkenalkan di hadapan ratusan siswa, guna menanamkan rasa keprihatinan terhadap saudara sebangsa.
“ini lagi nonton tsunami di Palu, baru pertama diajak begini,” kata Amos, salah satu siswa sekolah Citra Anak Bangsa.
“kita juga mau kasih sumbangan berupa baju layak pakai,” tambah bocah yang masih menggunkan pakaian sekolah dasar tersebut.
Meskipun jarak yang jauh di timur Indonesia, doa yang dipimpin oleh para guru diharapkan mampu membawa rasa keprihatinan anak-anak.
“Kami berharap agar warga Palu dan Donggala bisa bersabar yang kuat dalam menghadapi cobaan ini. Kami tahu apa yang mereka rasakan pasti suatu yang sulit. Tapi percayalah Tuhan pasti tolong melalui tangan-tangan orang yang sekarang sedang proses mengumpulkan dana. Kami juga berpesan, agar orang-orang di Palu tetap tabah dan sabra,” tandas Mega kembali. (cid)














