“Total ada 20 SD dan Tiga SMP yang diusulkan program Corporate Social Responsibility (CSR), tinggal menunggu lagi sekolah yang akan roboh,”
BaskomNews.com – Setelah sembilan bangunan Sekolah Dasar (SD) yang roboh, tinggal menunggu sebelas lagi sekolah yang akan roboh. Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Cece Saripudin.
“Total ada 20 SD dan Tiga SMP yang diusulkan program Corporate Social Responsibility (CSR), tinggal menunggu lagi sekolah yang akan roboh,” katanya kepada BaskomNews.com, beberapa waktu lalu.
Cece menjelaskan, Sekolah yang sudah di usulkan ke program CSR tidak di usulkan lagi di APBD Karawang, APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Jadi jangan memojokan Disdik. Sudah tiga tahunan, CSR yang di programkan untuk 20 SD dan Tiga SMP dari tahun 2016 sampai 2018 belum juga terealisasi. Padahal ini harus segera di tangani, sekolah ini sudah harus rehab besar,” paparnya
BACA INI : 9 Roboh & 1.286 Sekolah Rusak, Dinas Pendidikan Pesimis Bisa Selesai sampai 2021
Dana CSR yang dikelola konsorsium KIIC, masih dikatakan Cece, tahun 2016 sebesar, RP 8 Miliar dan tahun 2018 sebesar, Rp 12 Miliar.
“Dana CSR belum terserap. Katanya 2018 ada RP 12 Miliaran, sekarang program CSR ini di tangani Badan Perancanaan Daerah (BAPEDA),” katanya. (red)














