Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Cellica Minta Mahasiswa Jadi Mitra Pemkab Karawang

Bupati Cellica saat melakukan prosesi pelantikan IMAKA, di Aula Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika), Kamis pagi (24/1/2019).
banner 468x60

Cellica meminta kepada IMAKA sebagai bagian dari Karawang, juga sebagai mitra Pemkab Karawang dan bagian dari stakeholder pembangunan Karawang.

BaskomNews.com – Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana meminta agar mahasiswa Karawang, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) bisa menjadi mitra pemkab dalam menjalankan program pembangunan.

Pernyataan ini disampaikan Cellica dalam kesempatan Pelantikan dan Seminar Hoax dan Diseminasi Informasi IMAKA Karawang, di Aula Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika), Kamis pagi (24/1/2019).

banner 336x280

Dalam kesempatan ini, Cellica juga menghimbau mahasiwa agar bisa menyampaikan kritik yang sifatnya membangun, bukan kritik yang sifatnya hanya mencari-cari kesalahan.

Melalui sambutannya, Cellica membahas semua isu yang sebelumnya diangkat oleh mahasiswa. Ada tiga isu yang dibahas, yakni pendidikan, kesehatan, serta penataan kota atau sektor pariwisata. Dalam isu pendidikan, bupati menjelaskan bahwa program Karawang Cerdas sudah berjalan.

Yakni dianggarkan Rp.12 juta per tahun bagi mahasiswa/mahasiswi Karawang yang kuliah di perguruan tinggi di Karawang, serta mahasiswa/mahasiswi yang kuliah di universitas negeri di luar Karawang. Sementara, pelajar SMA/SMK juga mendapatkannya, yakni Rp1,4 juta per siswa.

“Memang tidak besar. Tapi ini upaya dan langkah pemerintah untuk memajukan pendidikan bagi masyarakat. Tujuannya jelas, agar ke depan SDM Karawang bisa berkompetisi dan bersaing, hingga menjadi bagian dalam kemajuan Karawang bahkan Indonesia,” kata Cellica.

Totalnya, sambung Cellica, yang mendapatkan beasiswa yakni 3.737 orang. Rinciannya 197 mahasiswa dan sisanya 1.219 pelajar SMK dan 2.290 pelajar SMA. Beasiswa tersebut terbagi dalam dua kategori, kategori prestasi dan keterangan tidak mampu.

Sementara, dalam bidang kesehatan, pemerintah berusaha memberikan fasilitas kesehatan yang baik bagi masyarakat Karawang. Melalui dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT), Pemkab Karawang membangun RS Paru berlokasi di Jatisari. “Juga ada RSU di Rengasdengklok untuk menampung pasien agar tak perlu jauh ke RSUD Karawang,” kata Cellica.

Dikatakannya, Pemerintah Karawang juga bekerja keras meningkatkan sektor pariwisata agar Karawang dikenal luas. Setiap tahunnya bakal ada festival goyang Karawang. “Tahun lalu kita selenggarakan di Candi Jiwa Batujaya. Tahun ini kita rencanakan diselenggarakan di pesisir laut Pakisjaya. Tahun selanjutnya giliran wilayah selatan,” ujar Cellica.

Untuk itu, Cellica meminta kepada IMAKA sebagai bagian dari Karawang, juga sebagai mitra Pemkab Karawang dan bagian dari stakeholder pembangunan Karawang. Ia berharap ada ide-ide atau gagasan cemerlang yang bisa membantu Pemkab Karawang menata Karawang jauh lebih baik lagi.

Bahkan, Pemkab selalu terbuka menerima kritik dari mahasiswa. Namun tentunya, kritik tersebut juga harus disertai solusi, agar semua sama-sama mempunyai peranan dalam pembangunan bagi kota Karawang yang sangat dicintai. (red)

banner 336x280