“Gimana kita mau maen bagus, karena berfikir pemain terpecah belah. Kami seperti SSB latihan tanpa diperhatikan,”
BaskomNews.com – Pasca meraih poin penuh di Stadion Singaperbangsa Karawang dengan skor 2 : 1 saat menjamu PSIR Rembah, Minggu (15/4/2018), Pelatih Kepala Persika Karawang Ricky Nelson mengundurkan diri.
“Poin ini saya persembahkan buat masyarakat Karawang, karena perhari ini saya mengundurkan diri,” kata Ricky Nelson (RN), saat melakukan Konferensi Pers, Minggu (15/7/2018).
Disampaikan RN, tiga poin yang diraih Persika Karawang membuat Persika keluar dari papan bawah dan naik ke papan tengah sementara klasemn liga 2. “Semua kerja keras kami ini tentunya untuk Persika Karawang keluar dari zona degradasi,” katanya
Menurut RN, keluarnya ia dari Klub julukan Laskar Jawara tersebut karena persoalan komunikasi yang kurang baik antara Manajemen Persika yang baru dengan pelatih dan para pemain. “Managemen yang baru seperti hancur lebur,” timpal RN.
Menurut RN, pengunduran dirinya bukan tanpa alas an. Pasalnya, para pemain dan opicial tidak diperhatikan oleh Manajemen, yaitu seperti gaji semenjak bulan februari. Terlebih, RN mengaku jika pihaknya selalu sabar, tetapi makin ke sini makin tidak jelas.
“Untuk awal saja kita tidak ada kejelasan dan para pemain di mes, makanya saja kurang diperhatikan,” sesalnya.
Ditambahkan RN, sebenarnya potensi pemain Persika saat ini sangat bagus. Namun karena perhatian manajemen yang kurang akhirnya membuat konsentrasi pemain drop. “Gimana kita mau maen bagus, karena berfikir pemain terpecah belah. Kami seperti SSB latihan tanpa diperhatikan,” beber RN.
Ironisnya, sambung RN, dirinya beserta opicial dan pemain cuma dikasi janji terus. “Awalnya sih dari bulan februari kami tidak digaji, kemudian puncaknya pas menghadapi lebaran. Tiga bulan kami tidak digaji, mereka punya anak istri, ya pasti para pemain konsentrasinya terpecah,” katnya.
Oleh karenanya, RN berharap Persika ke depan bisa bertahan di liga 2. “Jujur saya sangat sedih, ya karena ketidak profesionalan manajemen yang baru dirinya memutuskan mengundurkan diri. Kalau Persika mau masuk liga 1 harus butuh biaya yang besar jangan seperti ini. Kalau manajemen seperti ini, Persika hanya bisa bertahan tidak di liga 2 sudah bagus,” pungkas RN. (pls)














