BaskomNews.com – Didaulat menjadi Direktur Teknis (Dirtek) Persika Karawang, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri malah membantahnya.
Saat disinggung mengenai kabar ini, Indra Sjafri hanya mengaku jika ia pernah ke Karawang dan akan membuka akademi sepak bola di Karawang untuk jangkauan wilayah Jawa Barat.
“Siapa yang bilang (saya sepakat dengan Persika)? Yang benar itu, saya bikin akademi di Karawang,” ujar Indra Sjafri dilasnir laman liputan6.com.
Padahal sebelumnya, Manajer Persika Karawang, Rakhmat Gunadi menyampaikan, jika kedatangan Indra Sjafri ke Karawang bukan hanya sekedar akan membuka “Akademi Indra Sjafri”.
Melainkan juga ada pembicaraan ke arah didaulatnya Indra Sjafri menjadi Dirtek Persika Karawang.
“Selain buka akademi sepak bola, Coach Indra Sjafri juga akan menjadi Dirtek Persika Karawang,” kata Rakhmat Gunadi.
Terhitung Januari 2018, akademi sepak bola Indra Sjafri akan mulai dibuka di Karawang. Rencana ini menyusul kesepakatan antara Coach Indra Sjafri dengan Manajemen Persika Karawang untuk merekrut talenta pesepak bola muda di Jawa Barat.
Akademi sepak bola Karawang yang bertajuk “Akademi Indra Sjafri” ini akan merekrut altet sepak bola U-12 sampai dengan U-18 di seputar wilayah Jawa Barat. Yaitu dimana setiap tingkatan usia akaan direkrut sebanyak 24 orang pemain.
Melalui kesempatan press rilis yang digelar Manajemen Persika di Hotel Swissbellin Karawang, Senin (11/12), Indra Sjafri sendiri menyampaikan, jika sepak bola hari ini tidak bisa lagi dikelola secara tradisional. Karena saat ini sepak bola sudah menjadi industri.
Dikatakan Indra Sjafri, hal tersebut bisa dibuktikannya ketika masih menjadi Pelatih Bali United. Yaitu dimana saat itu Bali United yang hanya dipandang sebelah mata, kini sudah menjelma menjadi sorotan publik. “Kemarin di Bali United saya mulai dari nol, tapi kini Bali Uniter menjadi sorotan orang,” katanya.(king)














