Oleh: Bayu SiD
Pekan ke-17 La Liga Spanyol, langit Bernabeu seolah mendung untuk Real Madrid. Betapa tidak, pasukan Zinedine Zidane, yang start menggempur Barca, harus mendapatkan nilai akhir yang menyakitkan
BaskomNews.com – Barcelona sukses hempaskan Real Madrid di Bernabeu. Dalam laga El Clasico, Sabtu (23/12/2017) itu, Lionel Messi cs cukur Cristiano Ronaldo cs dengan skor 3-0. Gol Barca dicetak Luis Suarez, Lionel Messi, dan Aleix Vidal.
Pekan ke-17 La Liga Spanyol, langit Bernabeu seolah mendung untuk Real Madrid. Betapa tidak, pasukan Zinedine Zidane, yang start menggempur Barca, harus mendapatkan nilai akhir yang menyakitkan. Padahal, jalannya pertandingan di babak pertama sempat menggambarkan supremasi Madrid atas Barcelona. Setidaknya sampai 15 menit pertama, Madrid menguasai penuh kepemilikan bola dengan persentase 60% berbanding 40%. Madrid pun tercatat sudah menorehkan dua peluang, lewat Raphael Varane dan Dani Carvajal sampai menit ke-14 ini.
Sementara itu, Barcelona tampak sedikit kikuk pada 20 menit pertama dalam laga ini. Alih-alih menciptakan peluang, mereka bahkan cukup kesulitan menembus gawang Madrid yang dikawal Keylor Navas. Lionel Messi, motor serangan Barcelona, bahkan sudah dikawal dan dikurung ruang geraknya oleh para pemain Madrid.
Sampai menit ke-29, meski kuasa bola masiih dipegang Madrid, Barcelona perlahan mulai mengancam. Lewat serangan dari sisi sayap, Barca berhasil mengancam gawang Madrid lewat sepakan Paulinho, memanfaatkan umpan Messi pada menit ke-30. Serangan cepat Barca dari sayap dimulai, terutama dari sisi kiri penyerangan Barca yang diinisiasi oleh Jordi Alba.
Madrid juga kerap mengancam gawang Barca. Aksi Cristiano Ronaldo dan Karim Benema tetap memberikan ancaman berarti kepada gawang Barca yang dikawal Marc-Andre ter Stegen. Satu sundulan Benzema di menit ke-42 bahkan sampai membentur tiang gawang. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, di awal-awal tidak ada perubahan yang dilakukan oleh kedua tim. Namun dari segi permainan, Barcelona mulai mengambil inisiatif. Sampai menit ke-50, aliran bola dikuasai oleh para pemain Barca. Madrid hanya bisa dibuat menunggu.
Hasil dari tekanan yang diberikan oleh Barcelona ini terlihat pada menit ke-54. Setelah merebut bola dari tengah, Rakitic menginisiasi sebuah serangan dari lini tengah yang kosong. Bola diumpan kepada Sergi Roberto, yang kemudian memberikan bola kepada Suarez yang kosong di sisi yang lain. Barcelona unggul 0-1 atas Real Madrid.
Lara Madrid tidak hanya selesai sampai di situ. Dalam sebuah proses serangan balik cepat di menit ke-64, situasi scrimmage terjadi di gawang Real Madrid. Carvajal mendapatkan kartu merah karena menghalau bola sundulan Paulinho dengan sengaja di dalam kotak penalti. Tendangan penalti berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh Lionel Messi, yang langsung melakukan perayaan khusus.
Setelah tertinggal 0-2, Zidane langsung melakukan penyesuaian. Niat hati ingin memasukkan Marco Asensio dan Gareth Bale, atas nama keseimbangan, Zidane memasukkan Nacho Fernandez menggantikan Karim Benzema.
Tapi pada akhirnya, Asensio dan Bale tetap dimasukkan, menggantikan Kovacic dan Casemiro pada menit ke-72. Setelah memasukkan Asensio dan Bale, nafas serangan Madrid tetap terjaga, walau tidak sekuat babak pertama.
Barca juga melakukan perubahan. Untuk menjaga keunggulan, mereka memasukkan Nelson Semedo menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-77. Alih-alih defensif, sosok Semedo ini mampu memberikan dimensi baru dalam penyerangan Barcelona.
Pada 10 menit terakhir pertandingan, kedua tim silih berganti melakukan serangan. Baik Barca maupun Madrid melakukan serangan yang mengancam gawang ter Stegen ataupun Keylo Navas. Kesedihan Madrid ini semakin paripurna setelah Aleix Vidal sukses mencetak gol ketiga pada menit-menit akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen sementara La Liga dengan torehan 45 poin. Sementara itu, Real Madrid tetap berada di peringkat keempat dengan poin 31, dan memiliki kemungkinan besar disalip Sevilla di peringkat kelima. (*)














