Kemenangan itu tidak berpengaruh apa-apa pada posisi kedua tim di klasemen. Chelsea tetap di posisi empat, United tetap di posisi kedua
BasksomNews.com – Penuh drama! Chelsea akhirnya berhasil mengalahkan Manchester United pada laga Premier League pekan ke-12, Minggu (5/11/2017) malam WIB, di Stamford Bridge. Gol tunggal Alvaro Morata pada menit ke-55, menjadi pengukuh kemenangan itu.
Meski demikian, kemenangan itu tidak berpengaruh apa-apa pada posisi kedua tim di klasemen. Chelsea tetap di posisi empat, United tetap di posisi kedua. Namun, yang berubah adalah konstelasi persaingan. Kini, Chelsea menempel ketat Tottenham Hotspur dengan 22 poinnya, sementara United yang punya 23 poin–sama dengan Spurs–kini tertinggal delapan angka dari pemuncak klasemen, Manchester City.
Tidak ada nama David Luiz di sebelas awal Chelsea. Tempat pemain asal Brasil itu diisi oleh Andreas Christensen. Selain itu, satu kejutan lain adalah bagaimana Antonio Conte memainkan Cesc Fabregas, N’Golo Kante, dan Tiemoue Bakayoko secara bersamaan dalam formasi 3-4-1-2.
Chelsea mengejutkan, Manchester United lebih mengejutkan lagi karena di sini, Jose Mourinho menanggalkan pakem 4-2-3-1 favoritnya dan melakukan mirroring terhadap formasi Chelsea. Chris Smalling diturunkan untuk mendampingi Phil Jones dan Eric Bailly di lini belakang, sementara Marcus Rashford diduetkan dengan Romelu Lukaku di lini depan.
Pertandingan ini langsung berjalan dengan tempo sangat tinggi. Kedua tim pun melakukan jual-beli serangan sejak awal. Chelsea bahkan sempat “mencetak gol” melalui kaki Phil Jones tetapi gol itu kemudian dianulir wasit Anthony Taylor karena Alvaro Morata dianggap terlebih dahulu melanggar Jones.
Setelah itu, kedua kesebelasan mendapatkan dua peluang emas lewat tendangan dari luar kotak. United lewat Lukaku, Chelsea lewat Eden Hazard. Namun, dua upaya itu masing-masing dapat dihalau dengan baik oleh Thibaut Courtois dan David De Gea. Adapun, satu peluang emas Chelsea lain, lewat Davide Zappacosta yang memanfaatkan bola muntah tendangan Hazard, gagal berbuah gol karena melebar dari sasaran.
Setelah itu, Chelsea pun semakin gencar menekan pertahanan United. Mereka pun menciptakan banyak sekali peluang. Tetapi, upaya-upaya tuan rumah itu tak ada yang berhasil menemui bidang sasaran.
Di sisi lain, United yang dipaksa bertahan juga hanya mampu sesekali melancarkan serangan balik dari sisi sayap. Akan tetapi, dari sana pun tak ada gol yang mampu diproduksi. Alhasil, kedua tim pun harus puas masuk ruang ganti dengan kondisi imbang tanpa gol.
Pada babak kedua, Chelsea semakin menggila. Mereka tampak ingin segera bisa bangkit dari kekalahan memalukan dari Roma di Liga Champions. Secara bertubi-tubi pertahanan United mereka bombardir baik itu lewat umpan-umpan pendek, umpan lambung, maupun penetrasi-penetrasi individual.
Segala upaya itu akhirnya berbuah hasil ketika Alvaro Morata menyambut umpan lambung Cesar Azpilicueta. Tanpa terkawal, eks-penyerang Juventus ini mampu menanduk bola dengan kuat tanpa mampu digapai De Gea yang termangu. Itu adalah kolaborasi kelima Morata-Azpilicueta yang berbuah gol musim ini.
Usai kebobolan, Mourinho langsung merespons dengan memasukkan dua kartu truf-nya, Marouane Fellaini dan Anthony Martial. Sementara, Henrikh Mkhitaryan dan Phil Jones ditarik keluar. United pun kembali ke pakem 4-2-3-1.
Melihat United bersalin rupa, Conte pun merespons balik. Davide Zappacosta dia tarik keluar dan Antonio Ruediger dimasukkan. Dengan begini, Azpilicueta pun digeser ke posisi wing-back.
Dengan berubahnya formasi United, permainan mereka pun sedikit membaik di mana mereka mampu sedikit-sedikit masuk ke area pertahanan Chelsea. Akan tetapi, justru di situ The Blues menemukan kembali sebuah celah. Pada pertengahan menit 70-an, Chelsea dua kali mendapat kesempatan lewat serangan balik. Pertama, lewat Kante dan kedua, lewat Hazard. Namun, peluang Kante masih melebar sementara peluang Hazard mampu dihalau De Gea.
United sendiri akhirnya mendapatkan peluang emas pada menit ke-86 lewat tembakan keras Marcus Rahsford memanfaatkan bola sapuan pemain bertahan Chelsea. Sayangnya, sepakan pemain 20 tahun itu masih melenceng tipis dari gawang Courtois.
Tiga menit berselang, giliran Fellaini yang mengancam gawang Chelsea. Menerima umpan dari sayap kiri, pemain asal Belgia itu menahan bola dengan dadanya sebelum melepaskan tembakan keras. Namun, Courtois dengan sigap mampu memblok tendangan itu.
Chelsea pun kemudian mengancam lewat serangan balik yang diinisiasi Willian Borges. Namun, Morata yang menerima umpan Willian dan tinggal berhadapan dengan kiper justru gagal mengontrol bola dan terbuanglah peluang Chelsea itu.
Marcus Rashford menjadi pemain terakhir yang mampu menciptakan peluang di laga ini lewat tendangan bebasnya. Hanya saja, sepakan Rashford itu membentur pemain Chelsea dan melayang tipis di atas mistar. Kegagalan Rashford itu sekaligus menjadi paku terakhir di peti mati United malam ini. (kum)














