BaskomNews.com – Terhitung Januari 2018, akademi sepak bola Indra Sjafri akan mulai dibuka di Karawang. Rencana ini menyusul kesepakatan antara Coach Indra Sjafri dengan Manajemen Persika Karawang untuk merekrut talenta pesepak bola muda di Jawa Barat.
Akademi sepak bola Karawang yang bertajuk “Akademi Indra Sjafri” ini akan merekrut altet sepak bola U-12 sampai dengan U-18 di seputar wilayah Jawa Barat. Yaitu dimana setiap tingkatan usia akaan direkrut sebanyak 24 orang pemain.
Melalui kesempatan press rilis yang digelar Manajemen Persika di Hotel Swissbellin Karawang, Senin (11/12), Indra Sjafri sendiri menyampaikan, jika sepak bola hari ini tidak bisa lagi dikelola secara tradisional. Karena saat ini sepak bola sudah menjadi industri.
Dikatakan Indra Sjafri, hal tersebut bisa dibuktikannya ketika masih menjadi Pelatih Bali United. Yaitu dimana saat itu Bali United yang hanya dipandang sebelah mata, kini sudah menjelma menjadi sorotan publik. “Kemarin di Bali United saya mulai dari nol, tapi kini Bali Uniter menjadi sorotan orang,” katanya.
Oleh karenanya, Indra Sjafri berharap agar Persika Karawang ke depan benar-benar menjadi klub yang tahun depan naik ke Liga 1. “Persika Karawang jangan sampai dirubah namanya. Karena nama Persika memiki sejarah filosofis besar. Inilah yang akan menjadi bekal Persika ke depan,” paparnya.
Untuk Akademi Indra Sjafri ini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 mengungkapkan, selain dari pada pembinaan khusus terhadap bibit atlet muda sepak bola di Jawa Barat, pihaknya juga akan menggelar kompetisi sepak bola antar kecamatan di Karawang.
Karena dengan cara seperti itu, Indra Sjafri mengaku bisa melihat langsung potensi serta bakat atlet muda sepak bola Karawang. “Nanti kita akan rangkul Askab juga, selain dari pada pembinaan bibit talenta muda sepak bola Karawang,” katanya.
Kembali dijelaskan Indra Sjafri, akademi sepak bola ini juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu syarat Fifa ketika Persika ke depan masuk ke liga 1.
Artinya, setiap klub sepak bola yang masuk di Liga 1 Indonesia tentu harus memiliki wadah pembinaan bibit sepak bola dari usia bawah. “Kalau kita mampu berjalan bersama secara profesional, yakin pasti bisa,” kata Indra Sjafri.
Di tempat yang sama, Mantan Ketua Persika Karawang, Kang Jimmy mengungkapkan, kendati Indra Sjafri tidak secara langsung menjadi pelatih Persika Karawang, namun pada kenyataannya nanti kehadiran Indra Sjafri di akademi sepak bola ini akan membantu Manajemen Persika Karawang juga.
“Jadi nanti di jajaran manajemen Persika, Indra Sjafri ini akan menjadi Direktur Teknik (Dirtek). Saya yakin meskipun tidak intervensi secara langsung, namun kehadiran Indra Sjafri ini akan membantu temen-temen di manajemen,” katanya.
“Sehingga siapapun pelatih Persika nanti, saya yakin Persika ke depan akan lebih baik. Karena bagi kita ke depan Liga 1 itu harga mati bagi Persika,” pungkas Kang Jimmy.(king)














